Jamu Tradisional Untuk Stroke Di Buah Mengkudu Tidak Pahit

Jamu Tradisional Untuk Stroke Mengkudu Dengan  Kemajuan Teknologi Saat Ini Mampu Meningkatkan Cita Rasa  Yang  Enak Dikonsumsi Oleh Penderita Tidak Pahit Lagi

Herbal Alami Untuk Mengobati Stroke

00001E

Penyakit stroke biasanya dikenal sebagai penyakitnya orang tua. Anggapan seperti itu tentu saja berhubungan dengan para penderita stroke yang lebih banyak dialami orang lanjut usia atau sekitar umur 60 tahun ke atas. Namun berdasarkan penelitian, penderita stroke sekarang ini bukan hanya lansia saja, tapi juga merambah ke kawula muda bahkan remaja. Dengan begitu anggapan penyakit stroke adalah penyakitnya orang tua tentu saja sudah tidak berguna lagi.

Jika dilihat dari gejalanya penyakit stroke termasuk penyakit mematikan yang bisa berakibat pada kematian. Lebih parahnya lagi adalah seperti mayat hidup karena yang diserang adalah otak sehingga tubuh terasa sudah mati sementara rohnya masih ada. Fakta yang lebih mencengangkan adalah hasil riset dari World Stroke Campaign tahun 2010 yang menyatakan bahwa ada orang yang terkena stroke setiap dua detik sekali di seluruh dunia dan setiap menitnya ada enam orang yang meninggal dunia karena stroke. Karena itulah penyakit stroke dianggap sebagai penyakit mematikan kedua setelah penyakit jantung terutama bagi mereka yang berusia 60 tahun ke atas.

downloadApa sih sebenarnya penyakit stroke itu? Secara medis, penyakit stroke diartikan sebagai penyakit yang menyerang pembuluh darah otak yang ditandai dengan rusaknya jaringan otak manusia. Penyebabnya ada beberapa faktor. Bisa jadi karena menurunnya elastisitas pembuluh darah dan juga atherosklerosis. Akibatnya pembuluh darah mengalami penyumbatan atau bahkan perdarahan. Inilah yang menyebabkan matinya jaringan tubuh yang berhubungan dengan sel otak, sehingga sel motorik dan sel sensorik pada anggota tubuh tidak dapat bekerja dengan baik. Pada kasus lansia, faktor usia bisa menjadi penyebab utamanya disamping riwayat penyakit yang diderita seperti hipertensi, kolesterol, gangguan jantung, pengerasan pembuluh darah atau arterioskleresis serta faktor keturunan. Sementara bagi penderita stoke yang masih muda atau berusia di bawah 40 tahun, gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat bisa menjadi pemicu utamanya. Terutama jika sering mengkonsumsi makanan cepat saji dan minuman bersoda. Sering merokok dan emosi yang tak terkendali (sering marah tanpa jelas) juga bisa menjadi penyebabnya. Karena itulah tak heran jika di zaman yang modern dan serba fast food sekarang ini banyak kita temukan anak muda yang sudah terserang stroke.

Bagaimana cara mengobati stroke? Apakah mengonsumsi jamu tradisional untuk stroke dapat mengobati penyakit ini? Pertanyaan seperti ini sering kita jumpai terutama pada beberapa kasus. Lebih sering muncul dari para kawula muda yang mulai khawatir akan terserang stroke juga di usia yang masih produktif. Pengobatan penyakit stroke memang tidak bisa secara instan mengingat yang disering adalah otak yang merupakan pusat dari segala aktivitas hidup jaringan tubuh manusia. Tanpa otak manusia akan seperti mayat hidup yang selalu mengandalkan orang lain untuk melakukan aktivitas sehari-hari. Hal tersebut tentu saja menjadi momok yang tidak diinginkan oleh kebanyakan orang, terutama bagi mereka yang selalu aktif. Banyak cara mereka lakukan agar terhindar dari penyakit stroke sejak dini. Namun sayangnya langkah yang mereka ambil sebagian besar keliru karena bukannya menghindari tapi mereka justru mengobati. Artinya mengubah pola makan dan gaya hidup tidak sehat ternyata lebih sulit daripada membayar biaya rumah sakit karena terlanjur terserang stroke. Jika sudah begitu hanya penyesalan yang akhirnya didapat.

Pengobatan stroke sebenarnya tidak selamanya melalui jalur medis. Saat ini banyak bermunculan pengobatan tradisional yang memanfaatkan tanaman herbal sebagai obat atau bahkan jamu tradisional untuk stroke. Selain harganya lebih murah, jamu tradisional juga dipercaya lebih aman karena bebas dari efek samping seperti obat-obat kimia. Jamu tradisional untuk stroke banyak ragamnya. Bahkan ada yang dibedakan berdasarkan tingkat penyakit yang diderita pasien. Rasanya pun tidak melulu pahit seperti jamu zaman dulu kala. Kemajuan teknologi saat ini mampu meningkatkan cita rasa jamu tradisional untuk stroke yang aman dan enak dikonsumsi oleh penderita. Tidak menutup kemungkinan mereka yang bukan penderita pun dapat menikmati khasiat jamu tradisional untuk stroke yang dimaksud.

Adalah tahitian noni ekstra, sebuah produk herbal yang diambil dari khasiat buah noni yang kaya antioksidan. Buah noni sebagai jamu tradisional untuk stroke juga sudah digunakan sebagai pengobatan selama ratusan tahun secara tradisional dan telah lolos uji klinis. Fungsinya sebagai adaptogen yang kuat mampu membantu menormalkan kembali jaringan tubuh yang rusak akibat kerusakan fisik, asupan makanan yang kurang baik bagi tubuh maupun akibat dari stres dan depresi. Karena berasal dari jenis buah-buahan, tahitian noni ekstra ini tentu saja aman dikonsumsi karena bebas efek samping. Dapat juga digunakan sebagai jamu tradisional untuk stroke karena dapat membantu regenerasi sel-sel pembuluh darah otak yang mengalami penyumbatan atau perdarahan. Antioksidannya yang tinggi membantu meningkatkan fungsi imun dalam tubuh sehingga memperbanyak kekebalan tubuh terhadap serangan penyakit lanjutan.

Sebagai jamu tradisional untuk stroke, tahitian noni ekstra tampil secara modern dengan rasa buah noni yang enak dan segar dan dapat dikonsumsi tidak hanya bagi penderita stroke, melainkan juga bukan penderita atau orang sehat karena tahitian noni ekstra merupakan minuman kesehatan yang aman dikonsumsi siapa saja. Khasiat yang dirasakan dengan mengkonsumsi jamu tradisional tersebut diantaranya :

  • Terapi herbal menuju kesembuhan total 

01noni-original-spcesialPengobatan secara medis biasanya membutuhkan waktu dan biaya yang tidak sedikit. Bagi mereka yang mempunyai uang berlebih, tentu saja hal tersebut tidak menjadi masalah dan jamu tradisional untuk stroke bisa menjadi alternatif pilihan. Tapi bagi kalangan menengah ke bawah, uang bisa jadi hambatan terbesar bagi penderita stroke untuk benar-benar sembuh. Tidak heran jika kematian karena stroke lebih banyak dijumpai pada golongan masyarakat menengah ke bawah. Gejala penyakit stroke tidak datang secara bersamaan, melainkan satu per satu dan bertahap. Hal inilah yang membuat penderita terasa tersiksa. Apalagi jika lambat laun luas area yang terkena semakin melebar. Berdasarkan luas wilayah yang terkena, gejala penyakit stroke ini dibedakan menjadi 3 yaitu :

  1. Bagian sistem syaraf pusat : gejala yang dialami adalah melemahnya fungsi sensorik pada jaringan tubuh, serta mulai melemahnya otot kiri dan kanan baik seluruhnya maupun sebagian.
  2. Bagian batang otak : gejala yang dialami adalah menurunnya fungsi indra tubuh, terganggunya pernafasan dan detak jantung serta ekspresi wajah yang mulai tidak stabil (perot).
  3. Bagian Cerebral cortex : Gejala yang dialami adalah mulai kebingungan dan menurunnya daya ingat.

Khasiat iridoid yang terdapat di dalam tahitian noni esktra sangat bermanfaat untuk menormalkan kembali sel-sel saraf yang mengalami kerusakan sehingga mempercepat regenerasi sel. Akibatnya gejala-gejala seperti di atas dapat dipulihkan sedikit demi sedikit. Jika terapi medis menggunakan alat kedokteran yang canggih dan obat kimia yang berefek samping pada tubuh penderita, maka sebagai jamu tradisional untuk stroke, tahitian noni ekstra sangat cocok dijadikan terapi herbal karena tidak menimbulkan rasa sakit, enak dikonsumsi, serta aman karena tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

  • Meningkatkan sistem imunitas dalam tubuh 

Sebagai jamu tradisional untuk stroke, tahitian noni ekstra mengandung 16 jenis iridoid dan lebih dari 150 nutrisi termasuk vitamin, mineral serta antioksidan yang sangat baik untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh dari serangan penyakit. Bukan hanya itu, layaknya jamu tradisional lainnya produk ini juga mampu meningkatkan energi sehingga dapat menjaga fitalitas dan kebugaran tubuh.

  • Aman dikonsumsi siapa saja 

Sebagai jamu tradisional untuk stroke, tahitian noni ekstra sangat aman dikonsumsi karena terbuat dari bahan alami berupa campuran iridoid dari buah noni, blueberry dan daun zaitun yang sangat berkhasiat untuk mencegah datangnya penyakit. Jadi jika ingin sehat dan selalu terjaga vitalitas tubuh, minumlah tahitian noni ekstra minimal satu kali sehari. Bagi penderita stroke, jumlah takaran dapat ditambah untuk meningkatkan kemampuan sel beregenerasi dan melawan penyakit.

. Rasanya pun tidak melulu pahit seperti jamu zaman dulu kala

Kemajuan teknologi saat ini mampu meningkatkan cita rasa jamu tradisional untuk stroke yang aman dan enak dikonsumsi oleh penderita. Tidak menutup kemungkinan mereka yang bukan penderita pun dapat menikmati khasiat jamu tradisional untuk stroke yang dimaksud.

tahitian noni ekstra sangat cocok dijadikan terapi herbal karena tidak menimbulkan rasa sakit, enak dikonsumsi, serta aman karena tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Comments off